Kehabisan bahan bakar saat menempuh perjalanan mudik menjadi hal di luar dugaan. Untuk mengantisipasinya ada beberapa cara yang biasanya ditempuh, salah satunya dengan membawa cadangan BBM menggunakan wadah jerigen.
Meski bisa dilakukan, tapi cara tersebut dinilai Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC) cukup berbahaya untuk dilakukan. Selain mengundang terjadinya risiko juga bisa merusakan kesehatan penumpang di dalam kabin.
“Bawa bensin atau BBM di dalam kabin itu tindakan yang tidak sepenuhnya benar. Selain karena aspek keselamatan yang berisiko tinggi, udara di kabin juga tidak sehat untuk dihirup,” ucap Jusri saat dihubungi Otomania, Senin (4/7/2016).
Dalam hal risiko, Jusri menjelaskan bahwa dengan membawa BBM di dalam kendaraan sama saja dengan membawa segitiga api (fire triangle) yang mudah terbakar kapan saja. Segitiga api sendiri merupakan proses reaksi berantai yang berjalan sangat cepat, seimbang, dan berkelanjutan antara tiga eleman pembentuk api, yakni bahan bakar, energi panas, dan oksigen.
BACA JUGA : SUBHANALLAH LUAR BIASA''.. INI CARA MENGELUARKAN RACUN DALAM TUBUH HANYA DENGAN AIR GARAM
Dampak negatif lain adalah dalam hal kesehatan. Dengan menghirup udara aatu mencium bau bansin dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan. Bensin memiliki kandungan zat Benzena yang dapat memicu peningkatan kangker darah, parahnya lagi bisa menggangu saraf dan berdampak pada kematian.
Sumber : uzone.id
0 Comment to "Bolehkah ''..? Bawa Bensin Cadangan di Dalam Mobil."
Posting Komentar